Resiko Kerusakan Kendaraan Mobil yang tidak Ditanggung Pihak Asuransi

 
Resiko Kerusakan Kendaraan Mobil yang tidak Ditanggung Pihak Asuransi

Resiko Kerusakan Kendaraan Mobil yang tidak Ditanggung Pihak Asuransi

1. Akibat kelebihan penumpang

Kendaraan roda empat memiliki daya tampung masing-masing. Misalnya, bus dengan daya tampung hingga 20 orang sedangkan mobil pribadi cuma 7 orang saja. Apabila mobil pribadi yang muatannya cuma 7 orang saja dipakai untuk menampung 10 orang sekaligus, maka perusahaan jasa asuransi tidak mengganti rugi kerusakan mobil yang timbul karena hal ini.

Sebab, risiko terjadinya kecelakaan sangatlah besar. Itu makanya isilah mobil sesuai dengan daya tampungnya. Kalau tidak muat, sebaiknya jangan dipaksakan agar kamu dan penumpang yang lainnya pun selamat di perjalanan.

2. kerusakan mobil akibat pawai

Mengikutsertakan mobil pribadi dalam acara pawai memang seru dan menyenangkan. Tapi, ketahuilah acara ini sangat berisiko terhadap mobil milikmu karena padatnya pengunjung yang datang. Bukannya tidak mungkin apabila mobilmu keserempet atau kesenggol pengunjung lain.

Baik kerusakan mobil kecil maupun besar, perusahaan jasa asuransi tidak akan menyetujui klaim yang kamu ajukan. Maka dari itu, jangan sesekali membawa mobil ikutan pawai kalau kamu tidak mau mengeluarkan uang pribadi guna memperbaiki kerusakan mobilnya.


3. Kecanduan alkohol dan obat-obat terlarang

Seseorang yang kecanduan minuman beralkohol atau obat-obat terlarang biasanya lebih mudah mengalami kecelakaan di jalan. Sebab, daya sadarnya saat mengemudi turun. kerusakan mobil yang timbul akibatnya bukan menjadi tanggung jawab perusahaan jasa asuransi.

Itu sebabnya kenapa mengemudi disarankan dalam keadaan sadar guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan di jalan. Dimana pengemudi bisa selamat sampai tujuan, uang pun tidak keluar.

4. Tidak memiliki SIM

SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah surat penting bagi pengendara sepeda motor maupun mobil. Surat ini menjadi bukti sah kalau pengendara telah mendapatkan izin untuk berkendara sendirian. Bagi yang nekat berkendara tanpa SIM biasanya akan dikenakan sanksi sesuai pasal hukum yang berlaku.

Selain menurut hukum, SIM ini juga wajib bagi kamu yang terdaftar sebagai polis jasa asuransi mobil. jasa asuransi tidak bisa diklaim kalau SIM-nya tidak ada atau masa berlakunya habis. Jadi, pastikan kamu segera mengurus kepemilikan SIM atau memperpanjang masa berlakunya bila sudah habis guna mempermudah proses klaim.

5. Kerusakan Mobil Velg atau Ban

Biaya ini tidak termasuk dalam pertanggungan jasa asuransi bukan karena kamu memodifikasi ban mobil. Tetapi, karena bagian yang rusak cuma ban atau velg-nya saja makanya jasa asuransi tidak menyetujui pengajuan klaimnya. Sebab, kejadian ini bisa diindikasi sebagai perilaku disengaja oleh pemilik kendaraan.

Lain halnya kalau yang rusak adalah beberapa bagian sekaligus, seperti ban, velg, dan body mobil. Ini baru akan jasa asuransi tanggung karena sudah pasti tidak disengaja. Logikanya, siapa yang mau menabrakkan mobilnya ke tiang listrik cuma untuk mendapat klaim dari jasa asuransi?

6. Kerusakan Mobil Aksesoris Mobil

Penambahan aksesoris mobil, seperti stiker, lampu sein, atau sayap mobil juga tidak menjadi tanggung jawab perusahaan jasa asuransi kalau hal ini tidak tercatat dalam kebijakan polis. Tapi kalau tercatat, baru akan mendapat biaya pertanggungan sesuai dengan kebijakan jasa asuransi.

Untuk mendapatkannya, kamu menambah perluasan manfaat jasa asuransi mobil agar aksesoris mobil masuk dalam perlindungan jasa asuransi. Tentunya akan ada biaya premi tambahan sesuai dengan kebijakan perusahaan yang dipilih.

7. Pencurian karena hipnotis

Kejadian seperti pencurian mobil sangat rentan terjadi di negara berkembang. Risikonya juga sangat tinggi, makanya perusahaan jasa asuransi tidak memberlakukan perlindungan untuk aksi kejahatan yang satu ini. Sebab, terjaga atau tidaknya kendaraan pribadi mutlak menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan. Maka dari itu, jagalah kendaraan milikmu baik-baik. Hindari memarkirkan mobil di parkiran liar karena sangat rentan dicuri.

8. Akibat kesalahan pribadi

Bukan hanya kerusakan mobil akibat unsur kesengajaan pemilik, tapi kerusakan mobil yang terjadi karena merentalkan mobil secara diam-diam juga tidak ditanggung oleh jasa asuransi. Perusahaan menilai ini sebagai bentuk kecerobohan pemilik tidak dapat menjaga kendaraannya dengan baik.

Kalau memang mobilnya mau digunakan untuk keperluan rental, lebih baik beritahukan sejak awal. Alhasil, manfaat yang didapatkan sesuai dengan kebutuhan perlindungan kendaraan pribadimu.

Perhatikan Syarat dan Ketentuan yang Ada pada Polis
Itu dia hal-hal yang tidak termasuk dalam biaya pertanggungan jasa asuransi mobil. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca dalam syarat dan ketentuan yang tercatat dalam polis atau bisa tanyakan langsung kepada agen jasa asuransi yang bersangkutan guna menghindari terjadinya miskomunikasi.


Belum ada Komentar untuk "Resiko Kerusakan Kendaraan Mobil yang tidak Ditanggung Pihak Asuransi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel