Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Investasi merupakan usaha dalam penanaman modal agar mendapatkan keuntungan di kemudian hari. investasi bisa berupa uang atau sumber daya yang lain.Jika berinvestasi, orang mempunyai harapan agar mendapatkan manfaat di masa mendatang.

Pada sistem Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek, investasi adalah ketika seseorang menyimpan uang dalam aset keuangan, seperti saham atau obligasi,dan berharap bisa menerima lebih banyak uang yang diterima di kemudian hari.

Investasi juga berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktivitas dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Sehingga investasi juga dapat diartikan sebagai penanaman modal.

Jenis Investasi 

Investasi bisa dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan jangka waktunya. Yaitu investasi dibedakan menjadi investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

(Investasi jangka pendek)

Investasi yang mana dapat segera dicairkan ataupun didanai. Sumber Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek ini berasal dari kelebihan dana yang bersifat sementara dan dimiliki oleh perusahaan tertentu dalam tempo 12 bulan atau kurang.

Tujuan utama investasi jangka pendek adalah agar mendapatkan sejumlah dana tambahan. Selain itu, sang investor juga bisa memanfaatkan adanya kelebihan cash flow (pergerakan uang) untuk sementara waktu.

Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek:

1. Rekening setoran bank

Tabungan bank adalah jenis investasi jangka pendek yang sangat sederhana dan mudah ditarik, tetapi menawarkan penarikan yang mudah dan simpanan hasil rendah atau rendah.

Banyak dari rekening tabungan ini tidak mengikuti inflasi, jadi kamu tidak dapat menggunakannya untuk menghemat uang dalam waktu yang lama.  

2. Sertifikat deposito

Sertifikat deposito biasa dipakai untuk investasi jangka pendek. Jika kamu menginvestasikan uang dalam bentuk sertifikat setoran, kamu akan menghasilkan keuntungan atau upah yang lebih tinggi dengan tidak menerima atau menariknya dalam jangka waktu tertentu.

Batas waktu sertifikat deposito yaitu dari 3 bulan hingga maksimal sekitar 5 tahun. Biasanya sertifikat deposito ini dijamin sebagai investasi. Ini adalah investasi jangka pendek yang aman dan hasilnya yang wajar.

 

3. Kepercayaan investasi pasar uang

Seperti berinvestasi dalam rekening tabungan, dana pasar uang bisa dengan mudah dilikuidasi, tetapi dengan pengembalian yang lebih besar.

Kelemahan pasar uang yaitu investasi dalam reksa dana ini mempunyai risiko tinggi dan tidak diasuransikan.

4. Obligasi jangka pendek dan obligasi

Investasi jangka pendek ini menawarkan jangka waktu yang fleksibel mulai dari satu bulan hingga satu tahun.

Obligasi jangka pendek dibuat untuk jenis tabungan jangka pendek dan menawarkan Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek dengan pengembalian yang sangat rendah, sedangkan obligasi lebih fleksibel, tetapi tidak selalu aman.

(Investasi jangka panjang)

Investasi yang mana daya yang dipakai akan dijalankan terus dan dapat dicairkan apabila telah tiba jangka waktu tertentu paling cepat 1(satu) tahun.

Selain itu, investasi jangka panjang juga bisa diartikan pula sebagai penanaman kekayaan modal dari seseorang maupun perusahaan kepada perusahan dan juga personal lain untuk menghasilkan penghasilan tetap atau menguasai objek lainnya.

Jenis-Jenis Investasi Jangka Panjang:

Berikut ini adalah jenis-jenis dari investasi jangka panjang yaitu sebagai berikut :

- Investasi Emas

Emas merupakan logam mulia 99,99% yang berharga dan sangat langka yang mana posisinya sangat diterima oleh semua kalangan. Emas sangat mudah dibentuk dan juga sering kali dipergunakan sebagai hiasan.

Investasi emas merupakan investasi dengan jangka waktu panjang yang aman dalam Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek dan juga sangat menguntungkan.

- Investasi Properti

Bentuk  investasi jangka panjang yang lain yaitu seperti investasi yang bentuknya properti seperti tanah, rumah, apartemen, dan lain sebagainya.

- Investasi Obligasi

Investasi obligasi merupakan investasi surat hutang berupa surat bukti adanya pinjaman kepada pihak yang menerbitkan obligasi dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun

- Investasi Saham

Perusahaan dapat menghasilkan dana dari para investor dengan cara mengeluarkan saham. Selain itu, saham ialah suatu pernyataan dan bukan surat hutang serta tidak memerlukan penebusan penerbitnya.

- Investasi Reksa Dana

Para investor bisa melakukan investasi namun tidak bisa secara langsung, karena perlu menggunakan bantuan perusahaan reksa dana. Dana yang sudah terkumpul dari para investor dengan jumlah yang banyak akan meningkatkan posisi tawar-menawar terhadap perusahaan reksa dana.

- Investasi Program Pensiun

Perusahaan asuransi sudah sangat banyak dan telah memasarkan serta memperkenalkan produk unggulan yang disertai dengan program investasi dana pensiun. Jika kamu sudah masuk masa pensiun, maka para investor akan mengahasilkan sejumlah dana yang berasal dari hasil pengembangan pihak perusahaan asuransi.

Tetapi, investasi program pensiun tidak akan banyak menghasilkan bunga jika dibandingkan dengan Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek lainnya yang sifat bunganya lebih banyak. Dan hasil dari investasi dengan program pensiun juga tidak menentu jika dibanding dengan investasi lain.

Banyaknya keuntungan dan bunga yang akan dihasilkan ini tergantung dari besar kecilnya keuntungan yang dihasilkan perusahaan asuransi.

Demikian pembahasan tentang Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek.

Sumber : modalrakyat


Belum ada Komentar untuk "Kriteria Investasi Finansial Jangka Panjang dan Jangka Pendek"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel