Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah

 
Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah

Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah 

Pajak merupakan pungutan yang wajib dari rakyat untuk negara. Setiap uang pajak yang dibayarkan rakyat akan dimasukan dalam pos pendapatan negara dari sektor pajak. Fungsinya untuk membiayai belanja pemerintah pusat maupun daerah demi kesejahteraan rakyat.

Uang pajak hanya digunakan untuk kepentingan umum saja, bukan untuk kepentingan personal. Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah merupakan salah satu sumber dana pemerintah untuk membiayai pembangunan di pusat dan daerah, seperti membangun fasilitas umum, membiayai anggaran kesehatan dan pendidikan, dan kegiatan produktif lain. Pemungutan pajak bersifat memaksa karena dijalankan berdasarkan undang-undang.

Pajak yakni agar mencapai tujuan bernegara yaitu mewujudkan rakyat adil dan makmur dan merupakan sarana mobilisasi sumber daya yang berasal dari aktivitas ekonomi rakyat untuk membiayai pembangunan nasional.

Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah sebagai berikut :

1. Pajak Merupakan Kontribusi Wajib Warga Negara

Artinya setiap orang memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Tetapi hanya berlaku untuk warga negara yang sudah memenuhi syarat subjektif dan syarat objektif. Yang warga negara sudah memiliki penghasilan melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

2. Pajak Memiliki Sifat Yang Memaksa untuk Setiap Warga Negara

Jika seseorang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif, maka wajib bagi setiap warga negara untuk membayar pajak. Berdasarkan undang-undang pajak sudah ditetapkan, jika seseorang sengaja tidak membayar pajak yang seharusnya dibayarkan, maka ada ancaman sanksi administratif maupun hukuman secara pidana.

3. Warga Negara Tidak Mendapat Imbalan Langsung

Pajak berbeda sekali dengan retribusi. Contoh retribusi seperti: ketika mendapat kegunaan parkir, maka kamu harus membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, tetapi Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah tidak seperti itu. Pajak merupakan digunkan untuk sarana pemerataan pendapatan warga negara.

4. Berdasarkan Undang-undang

Artinya pajak diatur terhadap undang-undang negara. Ada beberapa undang-undang yang mengatur tentang mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Fungsi Pajak

Empat fungsi pajak sebagai berikut :

1. Fungsi Anggaran. tugas utama negara salah satunya adalah melakukan pembangunan nasional meliputi menyediakan fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pelayanan publik lainnya. Negara memperoleh pemasukan untuk membiayai sekian pengeluaran tersebut, salah satu penyumbang terbesarnya adalah pajak.

2. Fungsi Mengatur, mencerminkan kebijakan perekonomian negara. Salah satu contohnya adalah seperti kebijakan tarif PPh Final 0,5% yang telah ditetapkan melalui PP Nomor 23 Tahun 2018.

3. Fungsi Stabilitas, menjalankan peranan penting bagi keseimbangan perekonomian suatu negara seperti mengatasi inflasi atau deflasi.

4. Fungsi Retribusi Pendapatan, yakni pemanfaatan pajak untuk menambah adanya lapangan pekerjaan. Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan, maka akan semakin banyak pula penyaluran tenaga kerja sehingga pendapatan rakyat dapat diperoleh secara merata.

Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah sebagai berikut :

1. Membiayai pengeluaran-pengeluaran negara.

2. Membiayai pengeluaran reproduktif.

3. Membiayai pengeluaran yang bersifat tidak self liquiditing dan tidak reproduktif.

4. Membiayai pengeluaran yang tidak produktif.

Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah bagi rakyat sebagai berikut :

- Fasilitas umum dan infrastruktur, seperti: jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit

- Pertahanan dan keamanan, seperti: bangunan, senjata, perumahan hingga gaji-gajinya

- Subsidi Untuk pangan dan Bahan Bakar Minyak

- Kelestarian Terhadap Lingkungan hidup dan Budaya

- Dana Untuk Pemilu

- Pengembangan Alat transportasi Massa, dan lainnya.

Pajak di Indonesia ada 2 macam, yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat adalah pajak yang dikerjakan langsung pemerintahan pusat (Direktorat Jenderal Pajak) di bawah naungan Kementrian Keuangan. Sedangkan Pajak Daerah adalah pajak yang dikelola Pemerintah Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Jenis Pajak Pusat

Pajak berikut ini dikelola langsung oleh pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu :

- Pajak Penghasilan (PPh)

- Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

- Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM)

- Bea Materai

- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Jenis Pajak Daerah

Pajak berikut ini dikelola oleh pemerintah daerah setempat :

- Pajak Kendaraan Bermotor

- Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

- Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

- Pajak Air Permukaan

- Pajak Rokok

- Pajak Kabupaten/Kota, Meliputi: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah atau Bangunan.

Mengetahui Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah dan membayar pajak sudah menjadi bagian penting bagi warga negara maka dari itu ayo bayar pajak. Salah satu agar negara kita selalu maju dalam hal pembangunan adalah dengan membayar pajak.

Jika kamu sudah membayar pajak maka kamu menjadi salah satu bagian warga yang bertanggung jawab terhadap negara. Kini semua fasilitas yang kamu pakai seperti jalan,jembatan, dan lain-lainnya merupakan hasil pajak yang sudah dibayar. Oleh karena itu, Jangan lupa bayar pajak.

Bayar pajak sudah dimudahkan yaitu secara online bisa lewat aplikasi yang kamu unduh di HP kamu. Ayo bayarlah pajak.

Demikian pembahasan Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah.

SUMBER: cermati com


Belum ada Komentar untuk "Ciri - Ciri dan Manfaat Dari Pajak Yang Dikelola Pusat dan Daerah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel